Film dan Representasi Budaya

Film Catatan Si Boy, Representasi Budaya Jakarta 90-an

Film Catatan Si Boy, Representasi Budaya Jakarta 90-an

Anda suka menonton film?

Film dapat dikatakan sebagai salah satu media hiburan yang paling populer, selain televisi tentunya. Menonton film, baik itu di bioskop, melalui DVD/VCD bajakan maupun yang orisinil, atau justru menonton film di televisi, telah menjadi sarana eskapasi diri yang menyenangkan.

Jika dahulu menonton film masih termasuk ke dalam suatu bentuk hiburan yang agak ekslusif, adalah benarnya. Film mulanya hanya bisa disaksikan dalam sebuah gedung yang bernama bioskop. Dan hanya kalangan tertentu saja yang mampu menonton film di tempat macam ini. Tentunya yang berduit dan mampu membeli tiket.

Sebenarnya apa sih yang menarik dari film? Lalu apa bedanya dengan saudara mudanya, televisi? Toh sama-sama menyajikan gambar idoep (sesuai dengan definisi denotatifnya). Continue reading