Konser Nostalgia ala Ian “The Monkey” Brown dan Kula Shaker

Ian Brown © satriaramadhan

Akhirnya sang legenda Madchester, Ian Brown, mantan vokalis The Stone Roses datang juga ke Jakarta, Jumat 6 Agustus 2010. Tampil berbagi panggung dengan Ian Brown adalah Kula Shaker, band britpop/psycadelic dari Inggris yang juga sudah dinanti-nantikan oleh banyak penggemar mereka sejak era MTV Alternative Nations dahulu.

Pertunjukkan yang digelar secara outdoor di Lapangan Basket ABC Senayan ini memang agak menyiksa penonton di Jakarta yang terbiasa menyaksikan konser secara indoor. Hujan yang mengguyur sejak sore harinya mengakibatkan sebagian penonton berbasah-basahan sebelum konser mulai.

Open gate sejak pukul delapan malam, tapi Kula Shaker sebagai penampil pertama baru naik panggung sekitar jam setengah sepuluh. Dimulai dengan intro musik dan vokal ala India, keempat personel Kulashaker naik panggung diiringi tepuk tangan penonton. Tanpa banyak berbicara, mereka langsung menggebrak dengan lagu pertama, Sound of Drums. Seluruh penonton serta merta ikut bernyanyi bersama. Continue reading

Cut///Copy di Bengkel Night Park Jakarta

©rottenfresh/iloveglam

Band synth-pop asal Australia, Cut Copy berhasil menghibur penonton Jakarta. Pada konser yang diselenggarakan oleh Ismaya Live di Bengkel Night Park Jakarta pada 10 Juli 2010 ini, seakan membawa crowd untuk menikmati suasana.

Dibuka oleh dua band synthpop lokal, RNRM dan Agrikulture, pertunjukkan malam itu sebenarnya berjalan agak membosankan di awalnya. Penonton terlihat masih agak sepi ketika penampilan pertama dari RNRM sudah dimulai. Alhasil penampilan apik dari RNRM tidak terlalu antusias disambut oleh massa.

RNRM sendiri masih membawakan sejumlah lagu dari album kedua mereka Outbox. Hopes, dibawakan kedua setelah intro. Diselingi beberapa lagu baru dari materi album yang rencananya akan rilis dua tiga bulan ke depan. Lagu lainnya, Questions, dan di lagu terakhir Nyanya ikut tampil menyanyikan lagu Zsa Zsa Zsu. Continue reading

Embassy Playground Festival 2009

Franz Ferdinand

Franz Ferdinand, Peter Hook, Sasha, Igor Cavalera (Mixhell), Chicane, adalah sejumlah musisi/DJ yang mengisi acara Embassy Playgound Festival 2009. Dance music festival tahunan ini diselenggarakan di Pantai Festival, Ancol Bay City, Jakarta pada 14 November 2009 yang lalu.

Dibagi ke dalam tiga area atau stage, Embassy Stage, Wonderbar Stage, dan Balcony Stage, masing-masing menghadirkan setlist musisi/DJ yang berbeda-beda.

Balcony Stage adalah panggung yang pertama kali membuka festival ini. Hanya berbentuk panggung kecil bertempat di Segara Beach, Balcony Stage terasa lebih ekslusif karena tempatnya yang juga tidak terlalu luas. Ical dari Basement House dan DJ Bone mengisi acara sementara penonton dapat sambil menikmati senja yang romantis dari tepi pantai di Segara Beach. Continue reading

Kolaborasi Musisi Tua-Muda di Djakarta Artmosphere

Siapa bilang musik indie itu hanya untuk kalangan muda? Sebuah konser musik bertitel Djakarta Artmosphere ternyata membuktikan bahwa musik indie mampu melintasi generasi. Musisi senior pun menyukai bahkan berkolaborasi dengan sejumlah musisi muda.

Picture 589

djakarta artmosphere

Ebiet G Ade berduet dengan band Sore, Oele Pattiselanno serta Fariz RM bermain bersama White Shoes and the Couples Company, Tika and The Dissidents bernyanyi bersama Vina Panduwinata, serta Efek Rumah Kaca yang menggandeng Doel Sumbang, adalah bukti nyata yang ditampilkan pada acara tersebut, Sabtu (7/11). Upper Room Hotel Nikko Jakarta, tempat diselenggarakannya konser ini dipenuhi oleh penonton, tua dan muda. Continue reading

Trakustik Merah-Putih

David Naif

David Naif

Trakustik, sebuah acara musik rutin yang diadakan oleh Trax FM, kali ini digelar di Hardrock Café, Plaza EX Jakarta pada 2 Agustus 2009. Dalam rangka menyambut bulan agustus (meski 17 agustus, hari kemerdekaan masih beberapa hari kemudian) acara kali ini mengusung tema merah-putih.

Menampilkan sejumlah grup musik sebagai pengisi acara, seperti Endah and Rhesa, The Banery, Pure Saturday dan Naif. Acara ini juga dibuka dengan beberapa speech yang lebih mirip kampanye tentang Indonesia Unite, sebuah gerakan kampanye “anti-terorisme” yang diusung melalui kalimat “Kami Tidak Takut”. Continue reading

Konser Wolfgang Amadeus Phoenix di Beatfest 09

Phoenix

Phoenix

Phoenix, band alternatif rock asal Prancis akhirnya menepati janji untuk hadir di Jakarta pada 1 Agustus 2009. Meski sempat dihantui harap-harap cemas karena kasus bom yang melanda Jakarta beberapa waktu yang lalu, Event yang bertajuk Beatfest 09 ini berhasil memuaskan sekitar 4000 penggemar Phoenix yang hadir malam itu.

Show yang diselenggarakan oleh Bermuda-Soundshine ini juga dalam rangka promo tur album teranyar mereka, Wolfgang Amadeus Phoenix. Pertunjukan yang digelar di Bengkel Night Park, Jakarta ini dimulai sekitar pukul 8 malam. Sebelum penampilan utama dimulai, sejumlah band lokal tampil mengisi acara. Continue reading

Workshop Sehari “Prospek Pendidikan Kriminologi di Universitas”

Pada Sabtu 21 Februari 2009 yang lalu FISIP Universitas Indonesia menyelenggarakan kegiatan workshop yang bertema Prospek Pendidikan Kriminologi di Universitas. Acara yang diinisiasi oleh Forum Dekan FISIP se-Indonesia ini bertujuan menjajaki kemungkinan penyelenggaraan pendidikan kriminologi di berbagai Universitas di Indonesia.

Acara yang dilangsungkan di Audiotium AJB Bumiputera FISIP UI ini dimulai pukul 8 pagi dan secara resmi dibuka oleh ketua panitia, Thomas Sunaryo. Dilanjutkan oleh sambutan dari Dekan FISIP UI, Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc. Di antara peserta yang hadir antara lain berbagai dekan Fisip dari universitas-universitas di Indonesia, wakil dekan, maupun utusan dari universitas yang bersangkutan. Continue reading

Superbad Scandal Secret Show

The Whitest Boy Alive

The Whitest Boy Alive

Acara yang disponsori oleh Scandal, yang merupakan divisi dari clothing ternama dari Bandung Unkle ini digelar di Jaya Pub di bilangan Thamrin, Jakarta (30/11). Dan ternyata publikasi yang minim dilakukan “dalam rangka” menyuguhkan sebuah secret show.

Di kafe cum-bar mungil milik Rima Melati yang bernuansa retro ini, acara yang baru dimulai sekitar jam 8 malam awalnya belum terasa sesak. Hanya terlihat beberapa kumpulan teman-teman yang duduk-duduk di beberapa meja. Sementara di pojok panggung DJ Davkills dan DJ Zeke terlihat memainkan round-table sebagai penghangat suasana. Continue reading

Slimmer: Menjadi Kurus dengan Skinny Pants

pameran2-editGaleri Ruang Rupa pada Jumat 19 September 2008 lalu menyelenggarakan pameran foto bertajuk Slimmer. Pameran ini menampilkan sejumlah karya foto dari seniman muda lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Ary Sendy. Slimmer mengusung tema utama bagaimana celana sempit mampu mengesankan pemakainya menjadi terlihat kurus.

Melalui fotografi Ary Sendy ingin menceritakan betapa semakin banyak perempuan berlomba-lomba terlihat kurus. Caranya adalah dengan mengenakan skinny pants. Para perempuan tadi merasa nyaman memakai celana tersebut karena kelihatan lebih kecil, lebih kurus. “Saya mau memperlihatkan bahwa ada fenomena ini di Jakarta. Mudah-mudahan orang jadi berpikir soal ini,” ungkap Ary Sendy. Continue reading