Superbad Scandal Secret Show

The Whitest Boy Alive

The Whitest Boy Alive

Acara yang disponsori oleh Scandal, yang merupakan divisi dari clothing ternama dari Bandung Unkle ini digelar di Jaya Pub di bilangan Thamrin, Jakarta (30/11). Dan ternyata publikasi yang minim dilakukan “dalam rangka” menyuguhkan sebuah secret show.

Di kafe cum-bar mungil milik Rima Melati yang bernuansa retro ini, acara yang baru dimulai sekitar jam 8 malam awalnya belum terasa sesak. Hanya terlihat beberapa kumpulan teman-teman yang duduk-duduk di beberapa meja. Sementara di pojok panggung DJ Davkills dan DJ Zeke terlihat memainkan round-table sebagai penghangat suasana.

Yang paling mengejutkan adalah kehadiran dari Erlend Oye dan para personel Whitest Boy Alive di antara penonton. Band yang kemarin malam tampil di Jakarta bersama DJ Aoki ini agaknya ingin ikut serta merasakan suasana scene musik di Jakarta hingga mereka menyempatkan diri hadir.

Dan suasana mulai agak ramai ketika Vincent Vega sebagai penampil pertama malam itu naik ke panggung.

vincent vega

vincent vega

Vincent Vega, band asal Bandung, salah satu finalis Indiefest rilisan FFWD records ini menyuguhkan beberapa lagu milik mereka sendiri. Dengan aliran musik “alternative” band ini kurang terasa maksimal dalam upaya menarik atmosfer crowd malam itu. Syukurnya kelemahan ini masih tertutupi oleh applause massa yang agaknya rombongan teman-teman mereka dari Bandung.

Kejutan lain muncul ketika Joko Anwar naik panggung bernanyi bersama bandnya, Mantra. Agaknya hal ini dalam rangka promosi film barunya Pintu Terlarang yang segera tayang di bioskop-bioskop di Indonesia.

joko anwar dan mantra

joko anwar dan mantra

White Shoes and the Couples Company hadir sebagai band selanjutnya yang naik pentas. Seperti biasa, mereka selalu tampil dengan outfit yang tertata rapi sesuai dengan konsep ‘jadul’ musik mereka. Karena memang sudah well known, antusiasme penonton yang hadir pun menjadi lumrah.

White Shoes menampilkan sejumlah lagu lawas dari album debut mereka, antara lain Cita Cinta, Senandung Maaf. Dari soundtrack film Berbagi Suami, lagu Aksi Kucing. Dari kompilasi Siaga Bencana rilisan LIPI, Zamrud Khatulistiwa. Lagu dari upcoming album kedua, Kampus Biru.

white shoes & the couples company

white shoes & the couples company

Tidak lupa Nona Sari, lead vocalist sedikit ber-tap ria sambil memainkan kipasnya sebagai atraksi mereka malam itu. Terlihat di keramaian Erlend Oye pun ikut berjoged ria terbawa irama yang dimainkan oleh band tersebut. Dan penampilan apik mereka ditutup oleh lagu pamungkas Windu Defrina yang disertai sing-along para penonton.

Rock N Roll Mafia atau biasa disebut RNRM, trio elektonik dari Bandung hadir sebagai penampil berikutnya. Minus vokalis perempuan mereka, Nyanya, RNRM membawa additional drummer dan meminjam gitaris band Polyester Embassy, Siddik, untuk tampil di atas panggung.

Dengan set yang cukup sederhana dibandingkan ketika mereka tampil bersepuluh di Oz Fest Bandung beberapa bulan yang lalu, mereka juga hanya memainkan sejumlah lagu tanpa aransemen yang mengejutkan. Questions, Monkey Blood satu lagu dari album (yang akan datang) ketiga, dan ditutup dengan Translove.

Rock N Roll Mafia

Rock N Roll Mafia

Dan sebelum turun panggung, Ekky sang vokalis sempat mengejutkan penonton ketika mengatakan, “Kita gak akan main lama-lama malam ini, karena sebentar lagi Whitest Boy Alive akan tampil.” Dan semua yang hadir malam itu bersorak gembira. Kejutan yang menyenangkan.

orlando

orlando

Alhasil kini hadir Whitest Boy Alive, band asal Berlin, Jerman di atas panggung.

Mereka langsung menghentak dengan memainkan Burning, lagu andalan dari debut album. Suasana semakin menghanga

wba11

t ketika lagu-lagu lainnya ditampilkan. Golden Cage, Firework, dan

sejumlah lagu dari album kedua mereka yang segera rilis, Rules.

Sayangnya pertunjukan

harus berakhir juga setelah Whitest Boy Alive selesai memainkan lagu-lagu mereka. Para penonton agaknya sudah cukup puas dengan surprise and secret show malam itu. Standing ovation dari penonton sudah cukup mewakili suasana pertunjukan yang berakhir dini hari di awal Desember tersebut. (yearry)

3 thoughts on “Superbad Scandal Secret Show

  1. nice review…🙂
    tp pas bagian vincent vega kok musik “alternative”nya pake tanda kutip ya? tiny-little thing, tp cukup bikin wondering juga, mengingat kata2 serapan yg lain ga pake tanda kutip.
    err… ga usah dijawab deh. sayanya aja yg salah masuk jurusan, kayaknya. hahah😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s