Menulis Judul Berita

Tulisan yang pertama kali dilihat atau dibaca oleh khalayak atau publik adalah headline atau judul berita. Judul berita menjadi penting sebagai daya tarik utama dan yang pertama. Tanpa judul yang menarik jangan harap pembaca akan meneruskan untuk membaca berita yang sudah Anda buat, sebagus apapun berita tersebut.

Oleh karenanya ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan berkenaan dengan penulisan judul berita atau headline. Jacci Howard Bear menyebutkan beberapa hal tersebut sebagai berikut:

  • Ciptakan rasa penasaran

Rasa penasaran adalah daya tarik yang paling memikat. Kita cenderung ingin mengetahui sesuatu jika hal tersebut membuat kita penasaran. Prinsip yang sama berlaku pada penulisan judul berita. Semakin judul tersebut menimbulkan rasa penasaran maka kemungkinan untuk dibaca oleh khalayak juga semakin besar.

Ada kalanya judul berita yang hanya menuliskan suatu rutinitas semata cenderung akan dilewatkan begitu saja. Beda halnya jika judul menampilkan sesuatu yang tidak lazim atau sesuatu yang fenomenal. Prinsip ini sejalan dengan menciptakan judul yang mampu membangkitkan rasa penasaran tadi.

  • Janjikan jawaban atau solusi terhadap suatu persoalan

Masyarakat biasanya mengonsumsi media massa guna mencari jawaban dari suatu persoalan. Persoalan ini bisa soal kehidupan sehari-hari, politik, sosial, budaya, ekonomi, dan seterusnya. Tugas jurnalisme adalah mencoba mencarikan jawaban tersebut bagi para pembacanya dalam melihat berbagai fenomena sosial tadi. Dengan menawarkan solusi atau jawaban tadi, minat khalayak untuk membaca berita yang Anda buat juga semakin terbuka.

Judul berita yang hanya berisikan deskripsi hanya akan menimbulkan kebosanan. Lain halnya jika Anda mampu memberikan sudut pandang yang berbeda dalam hal tersebut, apalagi jika mampu mengarahkan kepada suatu jawaban atau solusi tertentu terhadap fenomena tersebut.

  • Janjikan manfaat

Maksudnya, janjikan bahwa pembaca tidak akan menyesal jika membaca berita yang Anda buat. Berikan mereka harapan bahwa jika publik membaca tulisan yang Anda buat, mereka akan mendapatkan banyak hal, informasi terbaru, sudut pandang yang baru, analisis yang tajam, data yang relevan, dan sejenisnya. Semakin besar manfaat yang bisa ditawarkan dari sebuah judul berita, semakin menjanjikan untuk dibaca pula berita tersebut.

Kita dapat menciptakan judul yang membangkitkan rasa penasaran misalkan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang provokatif atau dengan membuat pernyataan yang mengejutkan. Jangan ragu untuk menggunakan permainan kata-kata atau permainan bahasa. Membuat judul yang menarik juga bisa berarti membuat judul berita yang dapat membuat tersenyum pembacanya.

Yang tetap terpenting adalah jangan sampai judul berita yang kita buat menimbulkan ambiguitas. Ingat, berita harus jelas dan terang. Jika judul berita sampai menimbulkan kesan yang tidak mengenakan atau terlalu rumit, sulit untuk berharap pembaca akan melanjutkan kepada isi berita yang kita tulis.

Penggunaan sub-headline (keterangan atau judul kecil di atas atau di bawah judul utama) kadang perlu. Tapi perlu diperhatikan kegunaan dan efektifitasnya. Jangan sampai terkesan hanya sebagai aksesoris tanpa fungsi yang relevan.

Berapa jumlah kata yang ideal dalam sebuah judul berita? Jacci Howard Bear menyebutkan: tujuh kata atau kurang. Kantor berita ANTARA menyebutkan judul beritanya tidak boleh lebih dari sepuluh kata. Judul berita yang singkat tentunya akan semakin mempermudah untuk dibaca. Jika merasa perlu lebih banyak kata dari tujuh atau sepuluh kata, ada baiknya diletakkan di bagian sub-judul saja.

Judul berita sebagus apapun tidak akan membantu jika isi beritanya tetap jelek. Pastikan bahwa isi berita tersebut memang telah ditulis dengan baik, informatif, disertai dengan data yang relevan dan menarik. Jangan sampai judulnya sudah menarik tapi ternyata isinya tidak sama menariknya dengan apa yang ditawarkan dalam judul berita di awal. Pastikan pula isi berita mendukung apa yang Anda tuliskan pada judul. Jika di judul berita Anda mengajukan pertanyaan, sediakan jawabannya dalam isi beritanya. Jika kita mengajukan persoalan dalam judul berita, berikan solusi dalam isi beritanya.

Jangan sampai pembaca terkesan dibohongi oleh judul yang Anda buat. Judulnya muluk-muluk, tapi ternyata isi berita justru tidak membahas apa yang ditampilkan pada judul berita. Jangan sekali-kali menggunakan penipuan semacam ini karena kredibilitas Anda sebagai seorang jurnalis dipertaruhkan di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s