Michel Foucault: Kekuasaan dan Pengetahuan

Michel Foucault

Michel Foucault

Foucault menentang semua bentuk teorisasi global. Ia berusaha menghindari bentuk analisis yang totaliter dan sangat kritis terhadap sistematisasi. Meskipun tidak membentuk sistem, karya-karyanya memiliki koherensi mendasar yang berasal dari fakta bahwa karya-karya Foucault didasarkan pada visi sejarah yang diturunkan Nietzsche. Ia sendiri mengakui pengaruh skema konsepsi sejarah Nietzsche yang disebut genealogi.

Buku Nietzsche, On the Genealogy of Morals (1969), merupakan upaya delegitimasi masa kini dengan memisahkannya dari masa lalu. Inilah yang Foucault upayakan. Tidak seperti sejarawan yang berupaya menelusuri alur keniscayaan sejarah, Foucault justru memisahkan masa lalu dari masa kini. Dengan menunjukkan keasingan masa lalu, ia merevitalisasi dan memangkas legitimasi masa kini. Continue reading

Advertisements

Slimmer: Menjadi Kurus dengan Skinny Pants

pameran2-editGaleri Ruang Rupa pada Jumat 19 September 2008 lalu menyelenggarakan pameran foto bertajuk Slimmer. Pameran ini menampilkan sejumlah karya foto dari seniman muda lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Ary Sendy. Slimmer mengusung tema utama bagaimana celana sempit mampu mengesankan pemakainya menjadi terlihat kurus.

Melalui fotografi Ary Sendy ingin menceritakan betapa semakin banyak perempuan berlomba-lomba terlihat kurus. Caranya adalah dengan mengenakan skinny pants. Para perempuan tadi merasa nyaman memakai celana tersebut karena kelihatan lebih kecil, lebih kurus. “Saya mau memperlihatkan bahwa ada fenomena ini di Jakarta. Mudah-mudahan orang jadi berpikir soal ini,” ungkap Ary Sendy. Continue reading

Bicara tentang Komunikasi Massa

Bicara tentang komunikasi massa artinya bicara tentang media massa. Singkatnya, komunikasi massa adalah komunikasi melalui media massa. Konsep “media massa” secara sederhana dapat disebut sebagai sarana komunikasi yang ditujukan secara luas, dan dapat menjangkau hampir semua orang yang berada di wilayah tertentu atau lebih luas lagi. Media massa juga dapat merujuk kepada media yang sudah akrab dalam kehidupan masyarakat semacam surat kabar, majalah, film, radio, televisi, dan rekaman musik. Continue reading